PuisiTentang Ibu Telah Meninggal Simak kumpulan puisi tentang sosok ibu telah meninggal yang bikin haru dan menyentuh hati di bawah ini. 1. Tak Terhingga Karya: Najwa Futhana Ramadhani Aku menangis Air mata ini jatuh membasahi bumi Aku menangis Menyadari, Aku selalu egois Tangisku tak mengubah segalanya Tangisku tak dapat mengubah isi hatinya 1. Iniadalah puisi sebagai wujud berbakti kepada orang tua. Kumpulan Puisi Untuk Ibu yang Sudah Meninggal. Puisi Wanita Muslimah yang Penuh Pujian dalam Sikap dan Perilaku. Puisi Untuk Malam Minggu Sepi dan Sedih. Puisi Sedih Untuk Guru Yang Telah Meninggal Dunia. Kategori Puisi Tag Puisi Ayah, Puisi Ibu, 1 Maafkan Aku Mama. Karya: diedit.com. Maafkan aku, Mama Berkali-kali aku goreskan luka. Banyak sudah kau jatuhkan air mata. Dan menahan rasa perih di dada. Maafkan aku, Mama Jika selalu membuat kecewa. Menutup simpul-simpul tawa. Bagaikan raga kehilangan nyawa. 2. Untuk Ibuku di Surga. Karya: diedit.com. Air mataku jatuh menangis. Kesulitan mengingat memori-memori positif tentang orang tercinta, dan - Merasakan kesedihan yang semakin memburuk. Memulihkan diri. Ketika rasa sedih hadir, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerima kejadian tersebut. Ketika menghadapi tanggal-tanggal penting yang berkaitan dengan orang tercinta yang sudah meninggal, seperti hari ulang Alkitabmembenarkan bahwa kesedihan akibat kematian pasangan sangatlah menyakitkan dan berkepanjangan. Sewaktu Sara meninggal, Abraham, suaminya, "meratapi Sara serta menangisi dia". ( Kej. 23:1, 2) Meskipun beriman akan kebangkitan, Abraham sangat sedih sewaktu istrinya yang tersayang meninggal. ( Ibr. 11:17-19) Setelah kematian istrinya Lihatfoto. Image caption. Cerpen : Ibuku, Perempuan Hebat Sekali. Azan magrib berkumandang dengan merdunya lewat corong pengeras suara Masjid. Suara azan sakralkan langit. Sakralkan alam raya. Religiuskan jiwa-jiwa yang mulai melangkah menuju masjid dengan hati yang damai. Untuk bersegera bersujud kepada Sang Maha Pencipta. H4P4F.